Banyak ASN Minsel Cuma Setor Muka BKDD Tegaskan Potong Tunjangan 15 Persen

Amurang, nyiurtimes.com--Apel perdana usai libur lebaran di gelar secara serentak Kamis (21/6) kemarin. Begitupun di lingkungan pemerintah kabupaten Minahasa Selatan. Data diperoleh dari total 1336 ASN di lingkungan pemkab Minsel (minus guru dan medis) tercatat 95 persen mengikuti apel perdana. Hanya saja, data tersebut belum tercover dengan absensi dari 17 kecamatan. Sebab hingga berita ini diturunkan pihak Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) belum merampungkan semua data.

Di sisi lain, berdasarkan pantauan harian ini, rupanya mayoritas ASN cuma sekedar mebgikuti apel. Selepas itu tak masuk kantor lalu bekerja. Malah lebih memilih keluyuran sana-sini. Mulai dari rumah kopi, warung makan nampak jadi tempat mereka berkumpul. Akibatnya aktivitas di kantor terlihat sepi. Kepala BKDD Ferdinand Tiwa mengatakan dalam apel perdana kali ini, pihaknya menerjunkan semua stafnya untuk melakukan pantaun di lapangan.

“Jadi ada 30 Perangkat daerah dan 17 kecamatan semua ada perwakilan staf kita di sana. Mereka ikut memantau dan monitoring. Sekaligus melakukan absensi ASN. Sebagaimana amanat Menpan-RB dalam surat edaran baru-baru ini, ” kata Tiwa.

Mengenai ASN yang tak masuk kantor dan berada di ruang-ruang publik saat jam kerja ia memilih tak banyak berkomentar. Sebab kata dia itu menjadi tugas pengawasan melekat dari masing-masing pimpinan instansi mereka. Walau begitu kata dia bagi ASN yang tak masuk dan tanpa alasan jelas sudah pasti dikenakan saksi.

“Kita akan potong TTPnya 15 persen. Selian itu kita beri peringatan melalui surat resmi, ” tegasnya menutup. (vik)