Bahaya! 863 Orang Manado Penderita HIV-AIDS

Manado Penderita HIV-AIDS

Manado, Nyiurtimes.com – Situasi memprihatinkan melihat data penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di Kota Manado yang menembus angka 863 orang terhitung hingga maret 2017.

Dari data yang disampaikan Komisi Penanggulangan AIDS, kebanyakan penularan kasus HIV-ADS diakibatkan dari hubungan heterogen. Hal tersebut terungkap lewat rapat kemitraan KPA bersama Pelaku Usaha Pariwisata Kegiatan Hiburan dan Rekreasi yang digagas Dinas Pariwisata, di ruang serbaguna Pemkot Manado, Senin (27/11/2017.

“Meningkatkanya kasus HIV-AIDS ini, kita terus melakukan upaya pencegahan lewat advokasi dan sosialisasi kepada masyarakat, terutama di tempat-tempat hiburan malam dan rekreasi,” Kata Joni Wuisan, Pengelola Sekretariat KPA Manado.

Manado yang saat ini mempromosikan diri sebagai Kota Pariwisata ternyata semakin hari semakin banyak penderita HIV-AIDS. Bahkan data yang ada di tangan KPA, itu semuanya belum tervalidasi dan didapat dari lapangan serta dari laporan institusi layanan kesehatan.

“Hubungan seksual menjadi pemicu utama. Oleh sebab itu pendekatan yang harus dibuat yaitu pencegahan IMS maupun HIV-AIDS melalui transmisi seksual dan kegiatan ini bisa terjadi dimana saja dan oleh siapa saja. Cara lainnya seperti treatment atau pengendalian, baik itu melalui pengobatan ataupun pendampingan, bisa dilakukan kalau masyarakat sadar untuk memeriksakan dirinya secara sukarela”. Ujar Joni

 

Langkah antisipatif terkait penyakit ini dan penularannya, Joni menyarankan, untuk tidak melakukan hubungan seks sama sekali. Jika ingin melakukan hubungan seks maka harus menikah, jika sudah menikah setialah kepada pasangan anda.

“Faktanya, banyak yang tidak bisa setia pada pasangan maka untuk itu KPA menyarankan untuk menggunakan kondom serta tidak memakai Narkoba. Khusus ibu-ibu Hamil agar segera memeriksakan dirinya agar apabila terinfeksi bisa segera ditangani supaya calon bayi nantinya tidak terinfeksi juga”. Ucapnya. (**)