Astaga! MIRAS Dua Sahabat Duel Pake Parang

Bolsel,Nyiurtimes.com–Insiden berdarah terjadi di Desa Binihan Kecamatan Helumo Bolsel. Dua sahabat Wawan (27) dan Rahman Talib (53) warga setempat terlibat duel menggunakan sajam pada Minggu sekira pukul 10.00 WITA. Alhasik dua sekawan itu bandi darah akibat tebasan parang. Wawan mengalami luka robek di punggungnya, sementara Rahman mengalami luka di belakang kepala dan lengan.


Terinformasi, peristiwa mengerikkan itu dipicu karena persoalan sepele. Sesuai laporan Polsek Bolaang Uki, kejadian ini berawal pada Minggu (4/2). Waktu itu, Wawan dan Rahman bersama rekan-rekannya tengah pesta miras di rumah Misnawaty Bonde (saksi) sekira pukul 10.00 Wita, di Desa Biniha.

Walau begitu tanpa sengaja ada gangguan teknis musik berhenti tiba-tiba. Ternyata kabel data yang digunakan rusak. Mengetahui hal itu

Wawan sontak meminta temannya Upik (18) untuk meminjam kabel data ke rumah Wini Latembo menggunakan sepeda motor milik Rahman.

Ketika sepeda motor dihidupkan dalam keadaan terkejut Wawan tiba-tiba di belakang Upik. Lantaran tidak siap dan kaget Upik kehilangan keseimbangan dan jatuh bersama sepeda motor ke dalam selokan depan rumah Misnawaty.

Melihat kejadian itu, Rahman tiba-tiba naik pitam dan tanpa basa-basi langsung mendaratkan tinjunya ke bagian perut Upik. Merasa tidak puas dan mungkin karena sudah dikuasai alkohol, Rahman pulang ke rumahnya mengambil sebilah parang kemudian menantang Wawan berduel. Terpancing dengan itu, Wawan pun menuju ke rumahnya mengambil sebilah pisau dapur. Perkelahian pun tak terhindarkan.

Misnawaty yang melihat peristiwa tersebut tidak bisa berbuat banyak selain berteriak meminta pertolongan.

Akibat duel, Rahman mengalami luka di bagian belakang kepala dan sikut tangan. Tapi, luka Wawan lebih parah. Punggungnya robek akibat tebasan parang Rahman.

Aparat kepolisian setempat yang mendengar kejadian tersebut langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengamankan keduanya. Sebelum ke kantor polisi, keduanya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bolsel untuk mendapat perawatan.

“Pada malam itu kami stand by di Rumah Sakit memastikan agar pelaku tidak melarikan diri,” ujar Kapolsek Bolaang Uki, Kompol Baharudin Samin.

Bahrudin menuturkan, berkas perkara tersebut sudah dikirim ke Polresta Bolaang Mongondow dan saat ini pelaku masih ditahan di Polsek Bolaang Uki untuk dimintai keterangan yang lebih jelas.

“Untuk barang bukti sudah kami amankan, berupa pisau dan parang,” ujar Kapolsek.

Sementara itu Bripka Pepy Gobel yang menangani perkara tersebut, meminta agar kejadian pada Minggu (4/6) di Desa Biniha Induk, Kecamatan Helumo, pukul 16.30 WITA menjadi perhatian seluruh aparat desa setempat untuk lebih waspada akan peredaran miras.

“Ini jadi pelajaran bagi kita semua bahwa miras bisa berujung maut. Meski itu sahabat,” ujar Pepy. (*)