Alasan Keamanan, Pratasis Minta Pilhut Ditunda

Amurang,Nyiurtimes.com — Ketua Pelopor Angkatan Muda Indonesia (PAMI-P) Noldy Pratasis meminta supaya pemilihan hukum tua di Kabupaten Minahasa Selatan ditunda dulu.

Anjuran Pratasis itu semata-mata untuk meminimalisir potensi perpecahan di kalangan masyarakat. Apalagi dalam menghadapi dua agenda besar : hari raya natal dan pemilu 2019 mendatang.

Dia menilai durasi waktunya sempit. Antara agenda pilhut yang direncanakan Oktober mendatang, Natal dan memasuki pemilu April 2019. Sehingga rentan terjadi konflik di kalangan masyarakat.

“Secara psikologi kondisi sosial masyarakat kita punya potensi perpecahan. Cuma gara-gara beda pilihan di pilhut. Dampaknya memasuki natal dan tahun baru nyaris tak bisa menikmati itu secara khidmat,” kata Pratasis.

Olehnya itu berharap dengan alasan-alasan krusial semacam itu, pemerintah daerah melalui instansi terkait untuk mengambil kebijakan penundaan agenda pilhut.

“Kita menyarankan nanti digelar setelah pemilu 2019 selesai saja,” harap aktivis muda yang populer dengan sebutan NP itu.

Akan hal itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Minahasa Selatan Ever Poluakan merespon positif.

“Prinsipnya semua saran akan kita pertimbangkan. Sekaligus menunjuk juknis dari pemerintah pusat kalau misalkan ditunda itu bagaimana mekanismenya. Jadi intinya akan dikaji,” komentar Poluakan.
(Viktor)