Acara Puncak HUT Wanua Treman ke 333 Tahun, Bernuansa Adat Istiadat Tonsea

Minawerot, Nyiurtimes.com – Berbagai Rangkaian Kegiatan telah di laksanakan dalam rangka ulang tahun wanua treman berpemerintahan, sabtu 31/03.di antaranya Lomba Volly ball se sulut, juga ada lomba lomba tradisional khas Tonsea lainnya. Ini di tegaskan oleh Koordinaator Acara Jean Waturandang.

“Puji Tuhan semua sudah terlaksana dengan baik dan acara puncak ini sudha kami lemas melalui selebrasi adat istiadat wanua treman,” kata Waturandang. Acara puncak yang di mulai dengan prosesi Napak tilas perjalanan leluhur treman dari Tempat Pemukiman pertama ‘Klewer’ Sampai di jemput oleh Kawasaran.

Selanjutnya di lakukan acara ‘pa ower’, acara Simbolisasi pemberian Tawaang secara estafet dari seluruh hukum tua yang masih hidup di treman sampai kepada hukum tua yang menjabat saat ini. Tambah Waturandang yang juga ada Ketua Umum Dewan Kesenian Minahasa Utara.

Acara pun di lanjutkan dengan pemberian gelar adat oleh tetua adat Bernadus Buang Mekel kepada Wakil Bupati Minahasa Utara Bapak Ir. Joppi Lengkong.

“Adalah Tugas Kita sebagai Generasi sekarang untuk menjaga dan melestarikan Adat dan Tradisi dari para Leluhur untuk di lanjutkan kepada generasi selanjutnya. Percuma kita orang beriman kalo tidak tau adat!,” Tegas Lengkong yang juga Ketua Umum Panitia acara.

Gelar yang di berikan Kepada Lengkong adalah ‘Tunduan Wadian Teterusan Makadiput Tamporok’, yang maknanya adalah Seorang Penegas (Taas atau Tonaas pimpinan masyarakat) di bawah Kaki Gunung Klabat.

Acara kemudian di lanjutkan dengan pembacaan sejarah wanua treman, rapat terbuka badan musyawarah desa treman, Ibadah yang di pimpin oleh ketua sinode GMIM Dr. Hein Arina dan di rangkaikan dengan gelaran pentas budaya serta di tutup dengan ramah tamah yaitu ‘kuman wowa’ atau makan bersama yang di masak bersama di atas daun pisang.

Acara ini juga di hadiri oleh Walikota bitung Max lomban, Sekretaris kota bitung asli orang treman Bpk Audy Pangemanan, Komisaris Independen Bank SulutGo Dr. Peggy Adeline Mekel, Laksamana (purn) Desi Mamahit, para tua tua desa treman, para pendeta para jendral asli orang treman, tim mesu’pe orang treman sejabodetabek dan indonesia dan Patuarian ne Tareuman (Perkumpulan orang orang treman) dari amerika, belanda dan australia.

Rondoren Wo Wangunen Um Banua. (CdR)