Turun Ke Jalan ! Mahasiswa Minta Bubarkan BPJS

Minsel,Nyiurtimes.com — Aliansi mahasiswa peduli rakyat lakukan aksi turun ke jalan, kemarin (24/01/2019). Berbagai harapan di kumundangkan oleh puluhan mahasiswa ini.

Awalnya para pendemo lakukan orasi di depan kantor BPJS Minahasa selatan (Minsel) dan dilanjutkan di kantor bupati dan kantor DPRD Minsel.

Para pendemo yang dikawal puluhan personil kepolisian Resort Minsel ini mengungkapkan tuntutan mereka.

Adapun yang menjadi tuntutan dari para pendemo yakni mencabut UU SJSN dan UU BPJS. Sehingga konsekuensinya BPJS harus di bubarkan, namun sebelum di bubarkan harus di lakukan audit menyeluruh terhadap BPJS dan seluruh rekanan yang terkait.

Pendemo juga memberikan solusi untuk pemerintah, ada baiknya wujudkan Jaminan Kesehatan Rakyat Semesta (Jamkesrata) yang menjamin rakyat indonesia tanpa kecuali dan mendapatkan standard layanan yang layak. Dengan biaya pembayaran hanya Rp. 10.000 untuk setiap WNI.

Menanggapi akan hal tersebut, asisten III pemkab minsel Evert Poluakan menyampaikan, tuntutan yang di minta para pendemo bukanlah hak pemkab untuk menjawab, namun pihaknya akan menampung kritikan atau masukan dan akan menyampaikan kepada pimpinan apa yang telah di sampaikan oleh para pendemo.

“Kritikan atau masukan yang di sampaikan oleh para pendemo, akan kami sampaikan kepada pimpinan” ungkap poluakan

Hal yang sama juga di sampaikan oleh anggota DPRD fraksi Partai Golkar Robby Sangkoy (Rosa). “Bukan rana kita untuk menjawab, namun ini akan kami sampaikan ke DPR – RI. Siapa tau, masukan yang berasal dari daerah boleh dibahas di tingkat pusat, apalagi ketua komisi IX DPR – RI adalah salah satu putri terbaik Minsel” kata Rosa di hadapan para pendemo.

Selanjutnya, para pendemo lakukan hearing bersama DPRD dan pihak BPJS di ruangan kantor DPRD Minsel.
(Victor)