2018 Talaud Kecipratan Rp 161 Miliar Dandes : Per Desa Rp 1,1 Miliar

 

TALAUD– 161,1 Miliar total dana yang dialokasikan pemerintah pusat dan daerah untuk pemerintah desa. Hal ini disampaikan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Gustaf Atang.” Dengan adanya dana transfer yang dialokasikan pemerintah pusat, yang dari tahun ke tahun semakin bertambah, 2018 ini Kabupaten Talaud menerima alokasi dana transfer sebesar Rp 98,4 Miliar. Sementara Pemerintah Kabupaten Talaud mengalokasikan ADD sebesar Rp 50,3 Miliar serta ada alokasi dana lainnya. Jika ditotal, dana yang dikelola pemerintah desa pada 2018 ada Rp161,1 Miliar,”ujarnya saat memberikan laporan dalam kegiatan Sosialisasi Pedoman Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa, di Aula BKPSDM, Selasa (22/5) kemarin.

Bila dibagi ke 142 desa yang ada di Talaud, kata Atang, masing-masing desa mengelola Rp1,1 Miliar,” Desa menerima dana yang cukup besar yakni Rp1,1 Miliar,” katanya.

Dengan pengelolaan anggaran ini, Plt Bupati Kepulauan Talaud Petrus Simon Tuange memandang penting dilakukan bimbingan teknis sosialisasi pengelolaan keuangan dan aset desa. Dalam sambutannya, Tuange mengatakan, ada cukup besar uang yang masuk di Kabupaten Talaud, untuk mendongkrak pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan ditiap desa. “Dana yang dianggarkan oleh pemerintah pusat masuk Talaud lewat desa Rp98,4 miliar. Ditambah alokasi dana desa yang bersumber dari APBD Talaud yang diberikan untuk desa Rp50,3 Miliar maka Pemerintah Desa mengelola uang yang cukup banyak. Inilah mengapa saat ini hampir semua tertarik jadi kepala desa. Anggarannya banyak. Dibanding ada SKPD di Talaud yang hanya mengelola anggaran 267 Juta pertahun. Lebih baik jadi kepala desa,” ucap Tuange.

Karena itu, mengingat banyak uang masuk desa, Tuange meminta kepala desa dan jajarannya mengelola dana desa tersebut sebaik-baiknya. ” Kita sudah bekerjasama dengan kejaksaan dalam pendampingan pengelolaan dana desa. Sekarang juga (kemarin red) dari Ditjen Perbendaharaan mengambil bagian melakukan sosialisasi pengelolaan dana desa. Saya yakin kepala desa dapat melaksanakan kegiatan pengelaloaan dana desa baik dan benar. Kalau menyimpang salah sendiri. Berarti disengaja,” tandas Tuange.

Camat dan Seluruh Kepala Desa dan Sekretaris Desa se-Kabupaten Talaud hadir dalam acara ini. Acara ini merupakan kerjasama Pemerintah Kabupaten Talaud bersama Ditjen Perbendaharaan Sulawesi Utara. (tika)