16 Ribu Ton Pertahun, Bupati Wacanakan Olah Kentang Modoinding Jadi Chips Potato

Bupati Tetty Paruntu mendorong ivent MPF masuk kalender pariwisata Nasional

Nyiurtimes.com–Tak hanya dikenal karena menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang menggelar agenda pariwsiata holticultura, Modoinding juga rupanya salah satu penghasil kentang terbanyak di negeri seribu pulai ini.

Dua tahun terahir ini, negeri yang dijuluki dapur holticultura Indonesia timur itu, mampu menghasilkan sekira 16 ribu ton kentang per tahun.

Potato menjadi icon dan ciri khas warga Modoinding. Nampak Bupati Tetty mengabadikan moment MPF dilatari kendaraan hias khas Potato. (fto/Everly)

Hal tersebut mengemuka dalam pembukaan Modoinding Potato Festival tahun 2018 yang dibuka langsung oleh Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu, Sabtu (13/9) kemarin.

Dalam kesempatan itu Bupati mengatakan tingkat produktifitas kentang yang dihasilkan para petani di Modoinding mencapai angka 19 ton per hektar.

“Angka produktifitas semacam ini sangat luar biasa. Ini semua bisa dicapai, karena warga Modoinding tidak sekedar menjadikan itu sebagai sumber ekonomi. Tapi kentang sudah menjadi ciri khas dan budaya masyarakat,” sebut Bupati tercantik itu.

Olehnya itu, sebagai pemerintah daerah  Bupati sangat memberi apresiasi yang tinggi kepada segenap warga Modoinding.

Ibunda tercinta calon DPR-RI Adrian Jopie Paruntu (AJP) itu memberi sinyalemen akan menhadirkan investor petani Modoinding supaya kentang tidak sekeder dijual ke pasar dan jadi konsumsi bahan menta. Tapi kedepan kentang akan diolah menjadi jenis makanan ringan seperti krepek kentang ataupun sekelas chips potato.

“Dengan begitu tingkat kesejateraan masyarakat akan terus naik. Roda perekonomian stabil. Dan Modoinding semakin dikenal,” tandas Bupati. (douglas)